Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kaltim.radar24.co.id, Samarinda – Dalam dunia birokrasi yang sering kali dianggap kaku dan tidak fleksibel, Armin, S.Pd., M.Pd., Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur, muncul sebagai sosok yang membawa angin segar dalam reformasi pendidikan di daerah ini.Minggu, ( 08/02/2026 )

 

Menerapkan Teori Kaca Pecah untuk Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas

Armin menerapkan Teori Kaca Pecah (Broken Window Theory) dalam reformasi birokrasi pendidikan. Ia percaya bahwa pendidikan dimulai dari hal-hal kecil yang terlihat, seperti lingkungan fisik sekolah yang rapi dan terawat. Dengan demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan dan pemeliharaan lingkungan sekolah untuk menciptakan budaya yang positif.

 

Rekam Jejak yang Gemilang sebagai Guru dan Pemimpin

Sebelum menjadi Plt. Kepala Disdikbud Kaltim, Armin telah memiliki rekam jejak yang gemilang sebagai guru Bahasa Inggris dan pemimpin sekolah. Ia berhasil membawa SMAN 10 Samarinda menjadi salah satu sekolah terbaik di Kalimantan Timur dan membangun jaringan internasional yang luas.

 

Integritas yang Kuat dan Komitmen terhadap Pendidikan

Armin dikenal sebagai pemimpin yang memiliki integritas yang kuat dan komitmen yang tinggi terhadap pendidikan. Ia tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau politik dan selalu memprioritaskan kepentingan pendidikan dan masyarakat.

 

Membangun Kaltim Unggul melalui Pendidikan yang Berkualitas

Dengan visi dan misinya, Armin bertekad untuk membangun Kaltim menjadi daerah yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global, Tutup nya.