Kaltim.radar24.co.id. Balikpapan, Kalimantan Timur – Di tengah pesatnya pembangunan Kota Balikpapan, sekelompok petani di Jalan Mulawarman, Gang Pariwisata, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, terus berupaya mengembangkan kawasan pertanian buah sebagai destinasi wisata edukatif yang berpotensi menjadi daya tarik baru bagi masyarakat dan wisatawan, Minggu (21/6/2026)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Salah satu petani setempat, Sapriansyah (51), mengungkapkan bahwa gagasan pengembangan wisata pertanian muncul seiring rencana pembangunan akses jalan menuju kawasan pantai yang melintasi wilayah pertanian warga. Kehadiran jalan tersebut diharapkan dapat membuka akses wisatawan untuk menikmati kebun buah sekaligus mengenal aktivitas pertanian masyarakat setempat.

Menurut Sapriansyah, para petani telah mulai menanam berbagai jenis tanaman buah dengan harapan kawasan tersebut dapat berkembang menjadi sentra wisata pertanian yang mampu meningkatkan pendapatan warga.

 

Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari tingginya biaya pupuk hingga faktor cuaca yang tidak menentu yang memengaruhi hasil panen.

 

Selain itu, sebagian besar lahan yang dikelola petani di kawasan tersebut masih berstatus pinjam pakai atau bukan milik pribadi, sehingga dukungan pemerintah dalam penataan kawasan dan kepastian pengelolaan lahan dinilai sangat penting untuk keberlanjutan program wisata pertanian.

 

Para petani berharap pembangunan infrastruktur jalan dapat segera direalisasikan sehingga akses menuju kawasan pertanian menjadi lebih mudah. Dengan akses yang baik, kebun buah yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga diyakini dapat berkembang menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.

 

Di tengah berbagai keterbatasan, semangat para petani tetap tinggi. Mereka terus memperluas penanaman buah-buahan dan membangun kerja sama antarpetani agar kawasan Gang Pariwisata Teritip dapat menjadi contoh keberhasilan integrasi sektor pertanian dan pariwisata di Kalimantan Timur.

 

“Kami berharap kawasan ini bisa berkembang, memberi manfaat bagi petani, masyarakat, dan menjadi kebanggaan Balikpapan Timur,” ujar Sapriansyah.