Kaltim.radar24.co.id,  ACEH TIMUR – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Bustami, S.Pd.,M.Si., secara resmi menutup kegiatan Perkemahan Pramuka Penggalang tingkat SMP se-Kabupaten Aceh Timur Tahun 2026, Minggu (25/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Penutupan yang didampingi Kabid Pembinaan SMP (PSMP) Suhaimi tersebut berlangsung di Lapangan SMP Negeri 1 Peudawa dan diikuti 180 peserta didik dari berbagai SMP di Kabupaten Aceh Timur.

 

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Aceh Timur, para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran), pembina Pramuka, kepala sekolah, serta para peserta penggalang.

 

Dalam sambutannya, Bustami menegaskan bahwa perkemahan bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan bagi generasi muda.

 

“Pramuka adalah wadah pembentukan karakter bangsa. Melalui perkemahan ini, adik-adik Penggalang diharapkan dapat menumbuhkan semangat kepemimpinan, cinta tanah air, dan kepedulian sosial,” ujar Bustami.

 

Ia mengajak seluruh pembina Pramuka untuk terus aktif membimbing peserta didik dengan menanamkan nilai kepramukaan yang berpedoman pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

 

Menurut Bustami, kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter di luar kelas. Melalui berbagai aktivitas, siswa belajar menerapkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kami sangat mendukung kegiatan Perkemahan Pramuka Penggalang SMP ini. Pramuka menjadi salah satu kegiatan yang efektif dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan siswa. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan karakter peserta didik,” ungkapnya.

 

Bustami menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur akan terus bersinergi dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Aceh Timur untuk mendorong pengembangan kegiatan kepramukaan di seluruh satuan pendidikan.

 

Perkemahan tersebut berlangsung selama tiga hari dua malam dengan berbagai agenda, mulai dari perlombaan kepramukaan, penjelajahan alam, hingga kegiatan bakti sosial.

 

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Aceh Timur semakin solid dan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, mandiri, serta berprestasi.