Kaltim.radar24.co.id, Kutai Timur – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Muara Wahau melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal I Tahun 2026 pada Senin (30/3/2026) pukul di area PT. Emas, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan pihak swasta dalam mendorong swasembada jagung di wilayah Kutai Timur. Penanaman dilakukan di lahan seluas 2,5 hektare dengan menggunakan bibit unggul jagung hibrida F1 BISI-2.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas langkah Polsek Muara Wahau yang aktif mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
“Program penanaman jagung ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan nasional. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kutai Timur,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penggerak dan pendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan dari PT. Emas dan personel kepolisian, di antaranya Harijono selaku Askep Humas PT. Emas, Aiptu Irwan Agung Nugroho (Ps. Kapolsubsektor Telen), Reza Fahlevi (Askep PT. Emas), Romi Pratama (Asisten Humas PT. Emas), Yonatan Rerung (Asisten Teknis PT. Emas), serta Bripda Bilung Mardiyos Ngau (Banit Intel Polsek Muara Wahau).
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung dengan peralatan berupa satu unit becoloader (traktor) dan enam buah tugal untuk proses penanaman. Sebelum penanaman, dilakukan terlebih dahulu pengolahan lahan melalui tahap pembajakan dan penggaruan guna memastikan kondisi tanah optimal untuk pertumbuhan tanaman.
Selain itu, pemilihan waktu tanam yang tepat serta penggunaan benih unggul menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Proses penanaman dilakukan dengan metode sederhana namun efektif, yakni menggunakan alat tugal untuk membuat lubang tanam dengan kedalaman yang sesuai agar benih dapat tumbuh optimal.
Melalui kegiatan ini, Polsek Muara Wahau menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Kutai Timur.




