Kaltim.radar24.co.id, Kutai Timur – Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak Cetak Sawah Rakyat yang digelar Kodim 0909/KTM di wilayah Kecamatan Bengalon, Kutim Tahun 2026, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Danrem 091/Aji Surya Natakesuma, Brigjen TNI Anggara Sitompul. Turut hadir Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Dandim 0909/Kutim, Danlanal Sangatta, serta Kajari Kutai Timur.
Pelaksanaan tanam padi serentak ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus pengembangan lahan pertanian baru melalui program cetak sawah rakyat.
Kegiatan tersebut juga menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.
Dalam kesempatannya, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan.
“Kami dari Polres Kutai Timur siap mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga menjadi wujud sinergitas antara TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya para petani,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Lebih lanjut, AKBP Fauzan menegaskan keberhasilan sektor pertanian sangat berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan wilayah.
“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Jika kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi, maka stabilitas sosial dan keamanan juga akan terjaga dengan baik,” tegasnya.
Kapolres juga mengungkapkan keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya pemberdayaan petani lokal sangat penting sebagai ujung tombak ketahanan pangan daerah.
“Petani adalah garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan. Oleh karena itu, kita harus hadir memberikan dukungan, baik dari sisi keamanan, pendampingan, maupun motivasi agar mereka semakin produktif,” tutupnya.




