Kaltim.radar24.co.id, TANJUNG REDEB – Aksi damai Aliansi Persatuan Mahasiswa bersama warga dan relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berau berakhir tanpa hasil, Rabu (1/7/2026). Setelah menunggu berjam-jam di halaman Kantor Bupati, massa membubarkan diri karena Bupati maupun Wakil Bupati Berau tidak hadir menemui mereka.
Aksi yang berlangsung sejak pagi dimulai dari GOR Pemuda, bergerak tertib ke Kantor Kejaksaan Negeri Berau, lalu berlanjut ke Kantor Bupati Berau.

Tuntut MBG Profesional dan Bebas Korupsi
Koordinator Lapangan M. Andi Alfian mengatakan massa datang dengan damai untuk memastikan Program MBG berjalan profesional, bebas korupsi, serta meminta penguatan ketahanan pangan lokal.
“Kami datang damai, hanya ingin memastikan MBG berjalan profesional, bebas korupsi, serta meminta penguatan ketahanan pangan lokal. Sayangnya, hingga kami harus bubar, belum ada kesempatan bertemu langsung dengan Bupati atau Wakil Bupati untuk menyampaikan harapan ini secara utuh,” ujar Andi.
Meski pimpinan daerah tidak hadir, Kepala Bagian Perekonomian Setda dan Kepala Dinas Pangan sempat memberi tanggapan awal terkait persiapan program. Namun jawaban itu dianggap belum cukup. Massa menginginkan komitmen langsung dari Bupati dan Wakil Bupati.
Polres Apresiasi Ketertiban Massa
Kepala Humas Polres Berau, AKP Suradi, S.H., membenarkan seluruh rangkaian aksi berjalan damai.
“Massa sangat tertib meski belum mendapatkan pertemuan yang diharapkan. Pembubaran dilakukan secara sukarela dan aman tanpa gangguan,” kata AKP Suradi.
Akan Terus Kawal Program MBG
Walau belum mendapat kepastian dari pimpinan daerah, Aliansi Persatuan Mahasiswa dan elemen masyarakat menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG dan ketahanan pangan di Berau.
“Seluruh elemen menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG dan ketahanan pangan Berau hingga mendapat kepastian yang jelas,” tegas Andi Alfian.


